Tradisional Nusantara
Temulawak
Curcuma xanthorrhiza
Rimpang asli Indonesia yang secara tradisi digunakan sebagai penambah nafsu makan dan penjaga fungsi hati.
Warisan penggunaan
- Diberikan pada anak yang susah makan dan orang dewasa yang lemas setelah sakit.
- Menjadi bahan utama jamu 'sehat lelaki/perempuan' pada jamu gendong Jawa Tengah.
Cara pembuatan tradisional
- Iris tipis 25 g temulawak, rebus dalam 500 ml air hingga tersisa setengah.
- Tambahkan sedikit gula aren atau madu; minum 1–2 kali sehari.
Catatan ilmiah
- Termasuk dalam daftar Obat Herbal Terstandar Indonesia; studi menunjukkan efek hepatoprotektif dan koleretik.
Perhatian
- • Tidak dianjurkan pada penderita gangguan saluran empedu dan penyakit hati berat tanpa pengawasan dokter.
Rujukan: BPOM RI — Obat Herbal Terstandar · Kemenkes RI — Formularium Obat Tradisional
Informasi ini bersifat edukatif dan bukan pengganti diagnosis atau resep tenaga kesehatan.